Siloam Hospitals Manado Sukses Operasi Tumor Otak Lewat Hidung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dunia kedokteran Manado mencatatkan sejarah. Untuk kali pertama, dilaksanakan operasi tumor otak di Manado dan sukses.

21 Februari 2016

Membedah tengkorak. Itulah yang terbayang ketika mendengar operasi tumor otak. Menakutkan dan biayanya mahal.



Ternyata bayangan itu salah. Rumah Sakit Siloam Manado sukses melakukan operasi endoscopic endonasal transphenioidal hypophysectomy surgery atau operasi otak melalui saluran hidung untuk pertama kali di Sulawesi Utara, Sabtu (20/02).



Bagaimana dengan biayanya? Pasien bisa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.



Operasi kemarin bertujuan mengangkat sel tumor tanpa meninggalkan risiko besar bagi penderita, dan memudahkan pasien untuk tidak melakukan tindakan operasi di luar negeri.



Operasi dilakukan oleh tim dokter yang dikomandoi Dr dr Julius July SpBS (K) yang merupakan dokter spesialis bedah saraf Rumah Sakit Siloam Jakarta, didampingi oleh dr Eko Prasetyo SpBS (K), dan dr Maximilian Ch Oley SpBS, yang merupakan dokter ahli bedah saraf Rumah Sakit Siloam Manado.



"Operasi endoscopi ini komplikasinya kecil, dan dua hari pasien bisa pulang setelah mendapatkan perawatan di ICU. Siloam Manado adalah tempat ketiga, setelah dua tempat lain yang ada di Jakarta melakukan praktik bedah langka ini," jelas dokter Julius, Sabtu (20/2).



Menurut dia, Siloam Manado siap melakukan operasi endoskopi atau operasi pengangkatan tumor otak melalui rongga hidung tanpa harus melubangi tempurung kepala. Apalagi sudah ada beberapa dokter spesialis yang memiliki kemampuan yang sama.



"Jadi kita hanya perlu keseriusan, dan kalau alat memang banyak kita gunakan, misalnya alat urologi, THT, kandungan, dan sebagainya. Jadi sebenarnya semua peralatan bisa digunakan asalkan dokter ahli tahu bagaimana fungsi lainnya," jelasnya lagi.



Menurut dokter, perlu deteksi dini penderita tumor otak sehingga penanganannya cepat, apalagi bagi dokter semakin cepat tumor ditemukan maka akan semakin cepat kesembuhan yang didapatkan.



Di Jakarta saja operasi ini sudah dilakukan mulai dari 2007 sebelum operasi ini terkenal di Singapora. Apalagi sampai hari ini teknologi operasi endoscpi terus dikembangkan.



"Jadi memang seperti operasi tadi kami mengangkat sel tumor pada pasien pria yang sudah mengidap tumor selama tiga tahun. Operasi ini memang operasi canggih yang berkembang bersama teknologi. Makanya kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa di sini sudah ada dokter ahli dan operasi otak tidak semenakutkan seperti yang dibayangkan selama ini," jelasnya.



Dokter juga menekankan bahwa tumor otak bisa sembuh apalagi cepat terdeteksi. Kemudian mengenai biaya operasi, menurut dia bisa di klaim menggunakan BPJS Kesehatan.



"Sebanyak 80 persen tumor otak bisa disembuhkan dengan mode operasi seperti ini, apalagi kami sudah melaksanakan operasi ini kepada lebih kurang 150 orang dan semua berhasil. Jangan takut untuk memeriksakan diri, kalau sebelumnya penglihatan terang kemudian langsung kabur, bisa jadi Anda menderita tumor otak," tandasnya.



An, istri pasien yang mendampingi pasien saat dioperasi mengaku sangat puas dengan hasil operasi yang dilaksanakan. Bahkan ia berharap agar dalam waktu dua hari, suaminya bisa cepat pulang.



"Kami sudah bolak balik bahkan ke Rumah Sakit di Jakarta, mereka menyarankan untuk operasi. Tapi ketika kita konsultasi mereka mengatakan operasinya bisa dilakukan di Rumah Sakit Siloam Manado," jelas An.



An juga sempat tidak percaya bahwa operasi tersebut akan berhasil, apalagi operasi lewat lubang hidung ini baru pertama kali dilakukan.



"Cepat sekali operasinya, dan tidak ada melubangi kepala seperti apa yang saya bayangkan. Dan saya berterima kasih kepada Rumah Sakit Siloam dan tim dokter," ungkap An, warga Kelurahan Wonasa, Manado ini dengan mata berkaca-kaca.



Sementara itu dari pengamatan Tribun Manado peralatan operasi di Rumah Sakit Siloam sangat lengkap, bahkan untuk kamera penangkap objek dalam tubuh sangat jernih.