RS Siloam Gelar Operasi Vena Cava Filter Pertama Kali di Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dengan berpakaian lengkap, dokter spesialis bedah, dr. Richard Sumangkut SpBV segera membawa masuk pasien yang akan menjalani operasi Vena Cava Filter di ruangan Laboratorium Katerisasi Siloam Hospitals Manado.

02 Maret 2016

Ditemani sejumlah perawat, operasi pun berlangsung sekitar pukul 13.55 hingga 14.25 Wita.



Selama kurang lebih satu jam operasi wanita paruh baya ini dimulai. Richard menjelaskan, operasi Vena Cava Filter bertujuan untuk mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang bisa memicu terjadinya kematian mendadak.



"Banyak kasus seperti stroke dan kematian mendadak karena adanya penyumbatan pembuluh darah," jelasnya.



Lebih jauh dia menjelaskan fungsi operasi tersebut untuk mencegah hal yang paling fatal terjadi. Dia menambahkan operasi tersebut merupakan operasi pertama kalinya di Sulawesi Utara (Sulut).



"Pasien memiliki indikasi deep vein thrombisis atau penyakit pembuluh darah yang menyebabkan penyumbatan oleh karena darah yang membeku. Operasi ini adalah pertama kalinya di Sulut," jelansya.



Prosedur operasi dimulai dengan USG untuk mengetahui pembuluh darah pasien, selanjutnya dimasukkan alat filter dari leher dengan bantuan alat C-Arm Radiasi Sinar X untuk memantau alat yang dimasukkan kedalam tubuh. Alat atau filter inilah yang akan menyaring darah yang lewat, dan menghancurkan darah yang beku, sehingga penyumbatan pembuluh darah tidak akan terjadi.



Adapun ciri-ciri dari pasien yang mengalami indikasi deep vein thrombisis adalah kaki bengkak dan nyeri pada tungkai.



"Penyebanya banyak seperti jarang berolahraga, pola hidup yang tidak sehat, dan masih banyak lagi, tuturnya. Meski tidak semua penderita deep vein thrombisis mengalami kasus kematian, namun dia mengatakan lebih baik dilakukan pencegehan dan pemeriksaan rutin atau medical check up agar resiko kematian mendadak sangat kecil.