Lippo Karawaci Borong Sejumlah Penghargaan Prestisius

Stuart Shield, President of The International Property Awards (kanan) bersama manajemen International Property Awards berfoto bersama Firdaus Fahmi, Product General Manager Lippo Homes (dua kiri) yang mewakili PT Lippo Karawaci Tbk saat menerima Highly Commended Development Asia Pacific Property Awards 2015 pada awal Mei 2015 di The Shangri-La Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia. (dok.Lippo Group)

20 Mei 2015

Jakarta - Perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (Lippo Karawaci), berhasil memborong sejumlah penghargaan prestisius dari luar dan dalam negeri selama kuartal I-2015.

Penghargaan pertama diperoleh Lippo Karawaci dalam ajang "International Property Awards 2015", menjadi bukti nyata keberhasilan proyek-proyek properti yang dikembangkan maupun sebagai bukti solidnya kinerja manajemen Lippo Karawaci.

Lippo Karawaci berhasil meraih Penghargaan "Highly Commended Development Asia Pacific Property Awards 2015" yang diselenggarakan oleh International Property Media Ltd yang berbasis di Inggris. Adapun penyerahan penghargaan ini telah dilaksanakan pada awal Mei 2015 di The Shangri-La Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghargaan "Highly Commended Development Asia Pacific Property Awards 2015" merupakan apresiasi tertinggi terhadap empat proyek yang dikembangkan oleh Lippo Karawaci melalui Lippo Homes yaitu, Embarcadero Park Bintaro-Eastern Wing dalam kategori Residential High Rise Development, St. Moritz Makassar dalam kategori Residential High Rise, Millenium Village dalam kategori Condominium, Bloomington Kemang Village dalam kategori Condominium.

"Kami sangat gembira dapat memperoleh penghargaan tertinggi dalam ajang Asia Pacific Property Awards 2015 serta Best Listed Companies 2015 dalam sektor Properti dan Konstruksi Bangunan. Hal ini semakin mengokohkan eksistensi kami sebagai pengembang yang selalu berusaha memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi serta terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat secara umum," ujar Chief Marketing Officer Lippo Homes, Jopy Rusli dalam publikasinya, Rabu (20/5).

Lebih lanjut Jopy mengatakan, pihaknya juga merasa sangat bangga karena penghargaan "Highly Commended Development Asia Pacific Property Awards 2015" merupakan pengakuan dunia internasional terhadap konsep pengembangan di proyek Embarcadero Park Bintaro, St. Moritz Makassar, Millenium Village, dan Kemang Village.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para professional lokal maupun asing yang telah bekerja sama sebagai tim untuk menghasilkan produk kelas dunia yang membanggakan Indonesia," tambah Jopy.

Adapun penghargaan kedua yang diraih oleh Lippo Karawaci adalah "Best Listed Companies 2015" dalam sektor Properti dan Konstruksi Bangunan yang digelar oleh Majalah Investor.

Seperti diketahui, proyek Embarcadero Park Bintaro senilai Rp 2,5 triliun dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Bintaro dan sekitarnya terhadap sebuah kawasan terpadu yang sesuai dengan gaya hidup modern dan memiliki standar kualitas internasional.

Sementara, St. Moritz Makassar merupakan proyek world class mixed used development senilai Rp 3,5 triliun, yang mengusung konsep All in One Place dan berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar di Jl. Boulevard, Panakukang, Makassar.

Sedangkan Bloomington Kemang Village, merupakan salah satu menara apartemen yang berada di dalam kawasan terpadu Kemang Village, Jakarta Selatan.

Terakhir, Millenium Village merupakan proyek world class mixed used development senilai Rp 200 triliun yang dikembangkan di atas lahan seluas 70 hektar dan berlokasi tepat di tengah Lippo CBD seluas 131 hektar.

Lippo Karawaci sendiri merupakan perusahaan properti terbuka yang terbesar di Indonesia berdasarkan total pendapatan dan total aset, serta didukung oleh landbank yang terdiversifikasi di seluruh wilayah dan basis pendapatan recurring yang kuat. Divisi usaha Lippo Karawaci meliputi Residensial/Township, Mal Ritel, Hospitals, Hotels dan Manajemen Aset.

Lippo Karawaci tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp30.3 triliun atau USD 2,4 miliar per 24 April 2015.