Kejar Target Penjualan Rp 1,5 Triliun, Lippo Lepas "Emery Parc"

Press Conference Emery Parc, Anna Dharmadji (Associate Director of Millennium Village) & Jopy Rusli (Chief Marketing Officer Lippo Homes)

12 Oktober 2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi menggenjot target penjualan Rp 1,5 triliun dari megaproyek Millenium Village hingga akhir tahun 2015, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meluncurkan menara apartemen ketiga bertajuk Emery Parc.

Keputusan melepas Emery Parc ke pasar ini berdasarkan pertimbangan kembali menguatnya nilai tukar Rupiah dan semakin tingginya kebutuhan hunian dengan rentang harga Rp 700 juta hingga Rp 2 miliar per unit di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten.

"Ceruk pasar ini adalah yang paling besar populasinya. Kebutuhan terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, kami memutuskan melansir Emery Parc," ungkap Chief Marketing Officer Lippohomes, Jopy Rusli kepada Kompas.com, Senin (12/10/2015).

Sebelumnya, LPKR menuai penjualan senilai Rp 700 miliar dari menara perdana Hillcrest, dan sebanyak 50 persen unit menara kedua Fairview sudah terjual. Harga jual Fairview saat ini menembus angka Rp 25 juta per meter persegi dengan tipikal luas unit lebih dari 100 meter persegi.

Sementara Emery Parc sebanyak 500 unit, dipasarkan dengan harga jauh lebih rendah dari Fairview yakni Rp 20 juta per meter persegi dengan tipikal unit mulai dari 40 meter persegi. Dengan demikian harga per unit mulai Rp 800 jutaan.

Jopy menampik anggapan Fairview tidak diserap pasar maksimal, sehingga perseroan menempuh strategi bisnis membidik kelas di bawahnya. Menurut dia, keyakinan menguatnya kembali pasar properti serta populasi kelas menengah yang menempati porsi paling besar jauh lebih dominan.

"Permintaan semakin meningkat dari kelas menengah yang menyekolahkan atau menguliahkan anak-anaknya di Pelita Harapan. Semakin hari kian melonjak jumlahnya. Selain itu, pasar Lippo Village juga sudah terbentuk, karena dikelilingi berbagai macam fasilitas macam sekolah, perguruan tinggi, pasar, pusat belanja, dan lain sebagainya," sebut Jopy.

Hingga September 2015, perseroan telah mengucurkan dana sekitar Rp 2 triliun guna mengembangkan Millenium Village. Dana sebesar itu digunakan untuk membangun infrastruktur, dan mempersiapkan menara pertama, kedua, ketiga, dan pusat belanja Lippo Grandmall seluas 160.000 meter persegi dalam nett leasable area (NLA).

LPKR menargetkan konstruksi rampung pada tahun 2018 dan memulai operasional pada tahun yang sama.